Legenda Uruguay Puji Konsistensi Ketajaman Suarez

Mantan pemain Inter Milan dan juga legenda sepakbola Uruguay, Alvaro Recoba mencoba mengamati gaya permainan dari penyerang Barcelona yakni Luis Suarez yang sedikit berubah saat ini. Perubahan gaya permainan ini tak lepas dari kondisi fisik yang semakin menurun akibat bertambahnya usia.

Saat ini penyerang berusia 32 tahun itu dinilai selalu berlari dalam jarak yang lebih pendek dari biasanya untuk menghemat napas dalam pertandingan. Meski terdapat perbedaan dari gaya permainan dirinya, namun Suarez tetap mampu tampil tajam di depan gawang lawan. Ketajaman Suarez terlihat dari raihan 25 gol yang ia lesakkan untuk Barcelona di sepanjang musim lalu.

Apa yang dialami oleh Suarez sejatinya merupakan hal yang wajar bagi semua pesepakbola profesional. Bahkan dua pemain terbaik di dunia selama sedekade terakhir ini yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi juga terlihat mengalami situasi yang sama.

Messi yang berusia sama dengan Suarez kini tidak lagi bisa melewati sepuluh pemain lawan sekaligus. Messi harus mengubah gaya permainan dirinya untuk menghindari kelelahan di dalam pertandingan.

Ronaldo yang berusia dua tahun lebih tua dari Messi juga harus bermain dengan cara yang sedikit berbeda. Jika dulu megabintang asal Portugal itu sangat berbahaya di sektor kiri penyerangan timnya, maka saat ini dirinya lebih sering bermain di posisi penyerang tengah. Namun posisi ini sama sekali tidak menurunkan ketajaman Ronaldo untuk mengoyak jala gawang lawan.

Meski ketiga pemain tersebut harus mengubah gaya permainan mereka untuk menyesuaikan dengan usia mereka saat ini, namun ketajaman mereka sama sekali tidak berkurang. Hal itu seakan menegaskan bahwa mereka adalah pemain terbaik yang tidak akan mengalami penurunan kualitas akibat bertambahnya usia.

“Kita berbicara mengenai usia. Saya tidak hanya akan membahas Suarez tetapi juga Messi yang berusia sama serta Cristiano yang berusia sedikit lebih tua dari mereka. Saat ini ketiganya bermain dengan beradaptasi dengan kemampuan fisik serta kecepatan berlari yang berbeda di dalam pertandingan,” ungkap Recoba.

“Saat ini Messi tidak sama lagi seperti 10 tahun yang lalu dimana ia bisa berlari dengan membawa bola melewati sepuluh pemain lawan. Ia harus bermain dengan cara yang berbeda untuk saat ini,” tambahnya.

“Saya melihat hal serupa juga terjadi pada Suarez. Jika Anda perhatikan, ia saat ini berlari lebih sedikit dengan jarak yang lebih dekat. Namun, ia tetap terus mencetak gol. Jika melihat bagaimana ia secara konsisten untuk terus mencetak gol setiap musimnya, maka itu sungguh sangat luar biasa. Jadi sangat normal jika kita mengubah gaya bermain ketika memasuki usia yang semakin tua. Namun hal yang tidak perlu diragukan adalah bahwa Suarez merupakan penyerang terbaik dalam sejarah sepakbbola Uruguay dan saya kira ia juga salah satu yang terbaik dalam sejarah sepakbola di dunia,” tutupnya.

Legenda Brasil Yakin Neymar Tetap Hengkang Dari PSG

Akhir-akhir ini kabar mengenai bakal hengkangnya mega bintang milik Paris Saint-Germain yakni Neymar da Silva mulai meredup. Barcelona yang sebelumnya dikabarkan tertarik untuk memulangkan sang pemain dipercaya saat ini tengah mengincar pemain lain sebagai alternatif.

Melihat situasi Neymar saat ini, legenda sepakbola Brasil, Rivaldo justru merasa yakin bahwa mantan penyerang Santos itu akan hengkang dari klub Paris tersebut di bursa transfer musim panas ini. Ia yakin akan ada klub yang bersedia untuk menggelontorkan dana besar guna mengamankan tanda tangan Neymar di bursa transfer kali ini.

Rivaldo yakin kepindahan Neymar pasti akan terwujud di bursa transfer ini karena sang pemain sebelumnya telah menyatakan dengan jelas bahwa dirinya ingin hengkang ke klub lain di musim depan. Kans bagi Neymar untuk hengkang semakin besar karena pihak klub sendiri tidak menahan dirinya untuk pindah ke klub lain asal ada klub yang bersedia memenuhi tuntutan harga yang diinginkan oleh pihak PSG.

“Saat ini muncul kabar yang menyebutkan bahwa Neymar akan bertahan di PSG musim depan. Akan tetapi, saat ini saya masih yakin bahwa ada klub yang bersedia memberikan tawaran besar kepada PSG untuk dirinya sebelum bursa transfer kali ini resmi berakhir. Neymar telah menunjukkan ketidak bahagiaan dirinya di PSG dan pihak klub juga bersedia menggelar negosiasi jika ada tawaran bagus yang mereka terima. Jadi saat ini kans untuk dirinya hengkang masih terbuka sangat lebar,” ungkap Rivaldo.

“Saya berharap agar Neymar dan sang agen mampu mencari solusi terbaik untuk situasi saat ini guna menghindari Neymar kembali bermain untuk PSG di musim yang lain. Pihak klub juga tentu tidak ingin membiarkan Neymar terus berada dalam situasi seperti ini. Jadi saya kira kedua belah pihak akan segera mencapai kesepakatan untuk membiarkan Neymar hengkang ke klub besar Eropa lainnya,” tambahnya.

“Meski demikian, saat ini yang menjadi masalah adalah ke klub mana Neymar akan bermain musim depan. Jika saya bisa memilih maka seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, saya sangat ingin melihat dirinya untuk kembali berseragam Barcelona di musim depan,” tutup pemain yang juga pernah memperkuat Barcelona tersebut.

Gueye Resmi Berstatus Pemain Anyar PSG

Klub raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain mengumumkan rekrutan baru mereka di bursa transfer musim panas ini. Pemain baru yang berhasil mereka dapatkan yakni gelandang milik klub Everton, Idrissa Gueye. Pemain berpaspor Senegal itu diperkenalkan oleh PSG secara resmi melalui akun sosial media mereka pada hari Selasa waktu setempat.

Untuk bisa mengamankan tanda tangan Gueye, PSG diyakini harus menggelontorkan dana segar mencapai 32 juta Euro atau setara dengan 500 miliar rupiah. Pemain berusia 29 tahun itu mendapatkan kontrak selama empat tahun ke depan yang akan menahan dirinya di Paris hingga tahun 2023 mendatang. Kehadiran Gueye diyakini akan semakin memperkuat lini tengah PSG yang musim lalu sempat dinilai terlalu rapuh. Sebelum menuntaskan transfer Gueye, PSG sebelumnya juga telah berhasil mendapatkan tenaga gelandang milik Manchester United yakni Ander Herrera dengan status bebas transfer.

Ketertarikan PSG terhadap Gueye sejatinya telah berlangsung cukup lama. Klub besutan pelatih Thomas Tuchel itu telah menunjukkan ketertarikan mereka terhadap Gueye di bursa transfer musim dingin bulan Januari lalu. Akan tetapi, proses kepindahan itu urung terjadi.

Meski sempat gagal memboyong Gueye di bulan Januari lalu, PSG ternyata masih belum menyerah untuk mendapatkan pemain incaran mereka tersebut. Usaha PSG akhirnya baru membuahkan hasil di bursa transfer musim panas ini. Gueye sendiri mengaku sangat terhormat karena dipercaya untuk bergabung bersama dengan klub sekelas PSG musim depan. Ia mengaku sangat bangga bisa memperkuat klub yang bermarkas di Parc de Princes dan siap meningkatkan permainan dirinya agar bisa membantu klub barunya meraih kesuksesan musim depan.

“Sungguh menjadi sebuah kebanggaan yang luar biasa bagi saya untuk mendapatkan kesempatan bergabung bersama klub seperti PSG. Saya ingin memberikan semua hal yang saya punya untuk klub baru saya ini. Saya kira PSG merupakan klub yang sangat terstuktur serta paling ambisius di dunia untuk saat ini. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada pemilik klub, pelatih serta staff dan seluruh bagian dari klub ini yang telah mempercayai saya,” ungkap Gueye di laman resmi PSG.