Skuad Persija Jakarta Mengheningkan Cipta Untuk Almarhum Sofyan Hadi

Duka yang mendalam sedang melanda klub Persija Jakarta. Mantan Pelatih klub Persija, Sofyan Hadi, telah meninggal dunia di usia yang ke 69 tahun. Sesi latihan tim dihari Rabu kemaren sore WIB langsung dimulai dengan melakukan hening cipta untuk almarhum.

Sosok Sofyan Hadi memang sangat dekat dengan Persija Jakarta baik sebagai seorang pemain mau pun sang pelatih. Ia telah terhitung mempersembahkan empat gelar juara untuk tim kebanggaan warga Ibu Kota DKI Jakarta tersebut disepanjang hidupnya. Tiga di antaranya, disumbangkan pada saat menjadi seorang pemain (1973, 1975, dan 1979).

Sofyan Hadi merupakan pelatih lokal terakhir yang telah mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia bagi Persija Jakarta, dan lebih tepatnya pada musim tahun 2001. Dengan bermodalkan nama-nama terkenal seperti Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas, Persija Jakarta berhasil meraih sukses sukses menundukkan klub PSM Makassar dengan kedudukan 3-2 dalam babak final di Stadion Utama Senayan.

Berartinya sosok seorang Sofyan Hadi bisa membuat Persija Jakarta merasa sangat kehilangan dengan kepergian almarhum. Pihak klub seketika mengawali sesi latihan dengan melakukan hening cipta juga mengenakan ban hitam di lengan sebagai bentuk atas duka mereka.

“Hening cipta sembari mendoakan almarhum Sofyan Hadi,” cuit akun Twitter Persija Jakarta @Persija_Jkt, Rabu lalu.

Sebelum meninggal, Sofyan Hadi telah diketahui apabila menderita sakit kanker sumsum tulang belakang sepanjang lima tahun belakangan ini. Walaupun telah berpulang kepada Tuhan Yang Maha Esa, jasa Sofyan Hadi untuk Persija Jakarta akan tetap dikenang oleh pecinta sepakbola Indonesia, dan khususnya The Jakmania.

Duka yang mendalam ini tentu saja sangat mengena bagi seluruh aspek dari The Jakmania, bukan hanya pemain saja berduka, semua staff dan para penggemar berat tim The Jakmania pun juga merasa kehilangan sosok seorang Sofyan Hadi. Dan bagi The Jakmania kehilangan seorang Sofyan Hadi ini seperti seorang anak yang ditinggal pergi oleh bapaknya. Za, kita semua hanya bisa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Semoga Sofyan Hadi mendapat tempat yang layak disisiNya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *